Ideologi
Kalau yang dimaksud dengan Ideologi adalah Agama, dengan senang hati saya mengatakan agama saya islam.
Tapi kalau yang dimaksud ideologi adalah Pandangan Politik, maka saya tidak menyukai politik. Apalagi demokrasi. Sungguh saya tidak suka
Kenapa tidak suka, karena tidak suka saja.
Saat ini sudah tidak ada musyawarahnya sama sekali. Seandainya berlangsung musyawarah, yang ada bukan untuk kepentingan umat, tp kepentingan pribadi dan partainya masing-masing.
Lebih mementingkan suara terbanyak
Padahal, apa iya sih, suara terbanyak pasti yang benar.
Tidak ada yang paling benar, ataupun paling salah. Benar ya benar, salah ya salah.
Kalau yang dimaksud ideologi adalah prinsip hidup, prinsip saya adalah : “Mari Belajar” , belajar tiada henti.
Belajar ada yang bilang artinya mencari ilmu, boleh. Tapi, secara sederhana, belajar=mencari tahu, dan membuat perbedaaan yang postitif. Dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak tahu menjadi bingung, dari yang tidak tahu menjadi pernah dengar.
x; height
